Rabu, 30 Oktober 2013

muffin tape choco chip



Dapat kiriman tape dari umi mertua hari Sabtu kemarin, br bisa eksekusi tadi malam....biasalah,raja males pulang kantor pengennya tiduran aja sambil nonton tv di kamar...hehehee...Akhirnya googling resep yang simple tanpa menggunakan mixer, dan ketemu resep muffin ini. Resep persis seperti resep asli tanpa aq rubah, dapat dilihat disini.

Muffin Tape Choco Chip
source : www.sajiansedap.com

Bahan :
200 gram tape singkong, haluskan
25 gram chocolate chips
80 gram tepung terigu protein sedang
60 gram gula pasir halus
1 sendok teh baking powder
1/4 sendok teh garam
1 butir telur, kocok lepas
50 ml susu cair
25 gram margarin, lelehkan


Cara Pengolahan :
  1. Campur tape singkong, chocolate chips, tepung terigu, gula pasir halus, baking powder, dan garam. Aduk rata. Sisihkan.
  2. Kocok lepas telur, susu cair, dan margarin leleh.
  3. Tuang ke campuran tepung terigu sedikit-sedikit sambil diaduk perlahan.
  4. Tuang ke cetakan muffin pendek yang dialas cup kertas.
  5. Oven 20 menit dengan suhu 190 derajat Celsius

Alhamdulillah....orang rumah pada suka rasanya yang manis dan legit,komentar temen kantor juga sama. Jadi semangat bikinnya...


Minggu, 27 Oktober 2013

perut ayam

Kue ini jajanan favorit dari kecil (^o^), sederhana tapi hmmm....bikin makan lagi dan lagi, rasanya yang manis dan gurih, sangat enak apalagi dimakan dalam keadaan hangat membuat kita merasa ketagihan.
Kue ini biasanya banyak ditemui di warung atau di pasar tradisional . Bentuknya bulat melingkar seperti halnya usus, oleh karena itulah dinamakan perut ayam. Berikut resep dari kue perut ayam ini, resep aq dapat dari temen kantor yg ahli dalam bikin kue tradisional, kak SARIFAH...makasih kak resepnya, walopun dpt ancaman "awas lho nek ga jd"....xixixixi...



Perut Ayam 
by kak Sarifah

Bahan :
400 gr tepung terigu
150 gr tape singkong
150 gr gula pasir
2 butir telur, kocok lepas
300 ml air hangat
1 sdt ragi instan
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili

Cara membuatnya :
1. Aduk tape, gula pasir, vanili, garam hingga rata. Masukkan telur yang sudah dikocok lepas
2. Masukkan tepung terigu yang sudah dicampur ragi instan, aduk rata
3. Masukkan air hangat, aduk sampai benar-benar rata (tidak menggerindil), diamkan kurleb 1 jam
4. Masukkan adonan ke dalam plastik segitiga, potong ujungnya sekitar 1 cm, masukkan ke wajan yang berisi minyak yang telah panas dengan membentuk pola seperti obat nyamuk. Goreng sampai kecoklatan, angkat dan tiriskan



Sabtu, 26 Oktober 2013

orange brownies

Lagi-lagi bikin brownies....emang kue yang satu ini favorit keluarga, jadi ga pernah bosen untuk bikin kue ini. Kali ini terinspirasi dari teh Nina yang bikin brownies strawberry, aq rubah rasa buah kesukaan Ariel yang seger...Resep sama seperti yang teh Nina share,cuma aq rubah sedikit...


ORANGE BROWNIES
Ala NauraCakes by Nina

Bahan  A:
90 gram tepung terigu protein sedang
10 gram tepung maizena
15 gram susu bubuk
3 butir telur
100 gram gula pasir
1/4 sdt vanili bubuk
1/2 sdt emulsifier

Bahan B:
50 gram strawberry compound chocolate ( aq pake White compound chocolate)
50 gram margarin
* lelehkan
pasta strawberry secukupnya (aq pake pasta orange) ---> campurkan ke dalam lelehan kalo sudah dingin

Cara Membuat:
1. Kocok semua bahan A hingga kental dan mengembang selama kurleb 5 menit
2. Masukkan bahan B, aduk dengan spatula
3. Tuang ke dalam loyang tulban
4. Panggang hingga matang dgn melakukan test tusuk




Rabu, 23 Oktober 2013

Titik Kritis Pada Bahan Produk Bakery

Nanung Danar Dono
PhD Student at College of Medical, Veterinary, and Life Sciences
University of Glasgow, Glasgow, Scotland, UK

Toko roti (bakery) di Indonesia sangat banyak dan beragam. Ada yang laris karena terkenal, ada yang diburu pembeli karena enak, ada pula yang dibeli karena terjamin status kehalalannya. Sebagai konsumen Muslim, mestinya kita tidak membeli produk hanya karena rasanya, karena enak baunya, karena kemurahannya, atau karena terkenal merknya. Akan tetapi, mestinya status kehalalan menjadi alasan utama dan pertama dalam membeli sebuah produk roti, apa pun itu merknya. Jauh lebih aman (dan insya Allah barokah) jika kita hanya membeli produk bakery yang telah memiliki sertifikat halal.

Titik kritis bahan haram
Di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam ini (sekitar 88%) mestinya seluruh produk makanan dan rerotian terjamin kehalalannya. Namun pada kenyataannya, tidak semua produk roti yang dipasarkan terjamin kehalalannya. Bahkan ada beberapa perusahaan yang secara terang-terangan menggunakan bahan haram. Banyak pula bahan tambahan makanan (BTM) yang diragukan kehalalannya dipakai dalam industri roti ini.
Ada beberapa titik kritis peluang masuknya bahan haram ke dalam produk bakery :

1. Kuas berbulu babi
Kuas sering dipakai untuk mengoleskan mentega, margarin, telur, cokelat, dll. Hati-hati dengan bahan bulu kuas, karena umumnya berasal dari bulu babi (bisa mencapai 80-90%). Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mengimpor boar bristle dan pig/boar hair periode Januari-Juni 2001 sejumlah 282.983 kg atau senilai US $ 1.713.309 (Jurnal LPPOM-MUI HALAL, N0. 41/VII/2002).
Pada gagang kuas berbulu babi sering tertulis kata : Bristle, Pure Bristle, 100% China Bristle, dll. Salah satu makna kata Bristle adalah Pig Hair atau bulu babi (Webster’s Dictionary) yang berstatus najis apabila basah. Oleh karena itu, roti yang terkena sapuan kuas najis menjadi terkena najis, sehingga haram dimakan.
Pengganti kuas bulu babi adalah kuas dari bahan plastik (polyester). Perusahaan kuas merk Ken Master dan Selery juga meproduksi kuas dari bahan halal ini.

2. Rhum
Rhum banyak dipakai untuk mem-buat adonan tercampur dengan baik, agar cake lebih awet, serta untuk mengikat aroma. Rhum diharamkan karena memiliki sifat khamer. Bahkan kandungan alkohol rhum bisa mencapai 38-40%. Hati-hati de-ngan roti Black Forest, Sus Fla, Cake, dll.
Rhum essence (rhum sintetis) juga diharamkan karena membuat konsumen tidak dapat membedakan rhum ‘asli’ dan rhum ‘sintetis’.

3. Daging dan Produk Olahannya
Daging haram (khususnya : babi) dapat masuk dalam berbagai bahan dan produk rerotian. Produk daging dan olahannya dapat masuk dalam bentuk : daging, sosis, abon, dll.

4. Emulsifier
Emulsifier adalah bahan yang dipakai agar bahan-bahan yang berkadar lemak tinggi dapat bercampur dengan air ketika dibuat adonan. Beberapa macam emulsifier juga dapat dipakai sebagai stabilizer (penstabil) adonan roti.
Ada beberapa jenis emulsifier yang lazim dipakai di pasaran, seperti : lesitin, lesitin kedelai (soya/soy lechitine), dan emulsifier lain yang menggunakan kode E-number. Lesitin bersifat syubhat karena bisa berasal dari bahan nabati maupun hewani (sapi, babi, dll). Lesitin kedelai halal karena berasal dari bahan nabati. Hati-hati dengan E-number, karena beberapa emulsifier (seperti : E471, E472, dll.) ada yang menggunakan bahan dari babi.

5. Ovalet
Ovalet dipakai sebagai pengembang dan pelembut produk bakery. Bahan ini dibuat dari asam lemak, bisa berasal dari asam lemak hewani maupun nabati (tumbuhan). Apabila berasal dari tumbuhan, tentu tidak masalah. Namun apabila dibuat dari produk hewani, maka harus dipastikan berasal dari hewan halal atau hewan haram (babi).

6. Shortening
Shortening sering dikenal dengan istilah mentega putih. Bahan ini berasal dari lemak, bisa dari lemak hewan, tanaman, maupun campuran keduanya. Shortening sering dipakai untuk membuat sensasi lembut dan renyah (crispy). Oleh karena bisa berasal dari lemak hewan, maka shortening bersifat syubhat.
Selain itu, sudah lama dikenal di masyarakat bahwa lemak hewan (animal fat) yang paling enak adalah lemak babi (Lard). Meskipun ada yang menulis dengan huruf Arab, namun karena berasal dari babi, maka tetap saja lard hukumnya haram.

7. Margarin
Margarin dibuat dengan bahan dasar lemak tumbuhan. Dalam proses pembuat-annya, sering kali ada bahan penstabil (stabilizer), pewarna, maupun penambah rasa (flavor) yang ditambahkan. Oleh karena itu, apabila bahan penstabil yang dipakai dari tanaman tentu tidak masalah. Namun apabila berasal dari produk hewan, maka harus dipastikan dari hewan halal atau haram. Penggunaan lesitin babi, membuat produk roti menjadi haram.

8. Bakers Yeast Instant (Ragi)
Yeast banyak dipakai pada produk-produk rerotian sebagai bahan pengembang (bread improver). Dalam pembuatannya, adakalanya ditambahkan bahan pengemulsi (emulsifier). Nah, kalau emulsifier yang dipakai berasal dari bahan haram (misal : lesitin babi), maka yeast ini tentu menjadi tidak halal.
Selain itu, senyawa anti-caking (anti gumpal) yang ditambahkan juga harus diperhatikan status kehalalannya.

9. Keju
Keju berasal dari susu hewan, bisa berasal dari susu sapi, domba/kambing, unta, dll. Merk keju yang dipasarkan di masyarakat, contohnya : Cheddar, Edam, Emmental (Emmenthal), Beaufort, Gloucester, Cheshire, Fontina, Leyden, Derby, Gruyere, dll. Perbedaan penamaan keju didasarkan pada asal bahan, asal daerah, dan proses pembuatannya.
Dalam pembuatannya, untuk memperoleh curd/padatan, susu digumpalkan dengan bantuan enzyme dan starter. Apabila enzim yang dipakai berasal dari saluran pencernaan hewan haram, maka tentu statusnya menjadi haram.
Hati-hati dengan keju edam, karena dalam standar pembuatannya, Keju Edam sering dibuat dengan bantuan enzim rennet yang diambil dari lambung anak babi.
Starter yang dipakai dalam peng-gumpalan susu berasal dari mikro organisme (umumnya bakteri asam laktat). Nah, media yang dipakai untuk menumbuhkan bakteri tersebut bisa berasal dari media halal maupun media yang haram.

10. Creamer
Creamer dibuat dari susu. Titik kritisnya terdapat pada bahan enzim yang dipakai untuk memisahkan keju dan whey. Apabila menggunakan enzim haram, maka status creamer yang bersangkutan haram.

11. Cokelat
Dalam proses pembuatan cokelat batangan dari buah cokelat segar kadang dibutuhkan emulsifier. Emulsifier dapat berasal dari lesitin nabati (dari biji kedelai, bunga matahari, jagung, dll.) maupun dari produk hewani. Adakalanya lesitin hewani dibuat secara enzimatis menggunakan enzim Phospholipase A2 yang bisa berasal dari pankreas babi.

12. Gelatin
Umumnya, gelatin dipakai sebagai gelling agent (bahan pengental), bahan penegar (penguat), atau untuk topping kue atau es krim. Gelatin pasti berasal dari produk hewani (sapi, babi). Jika berasal dari babi, maka status hukumnya haram.
Sebagai pengganti, bahan lain yang dapat dipakai sebagai pengental adalah : rumput laut (agar-agar), karagenan, pati yang dimodifikasi, gom arab, dll.

13. TBM
Bahan ini sering digunakan untuk melembutkan tekstur cake yang dihasilkan. Sebagai sebuah merk dagang, TBM ini umumnya berasal dari mono-glyseride (MG) dan di-glyseride (DG). MG dan DG berasal dari lemak, tentunya bisa berasal dari hewani maupun nabati. Apabila berasal dari bahan nabati, tentu TBM ini tidak masalah. Namun apabila dibuat dari asam lemak hewan, maka harus dipastikan apakah berasal dari hewan halal atau hewan haram.

source : halal corner

bolu pandan dua telur

Sejak masuk group fb BKR, jadi rajin coba-coba resep yang ada di file group itu, Kali ini pengen eksekusi resep dari Teh Nenis YasmineCakes Bkr, bolu pandan dua telur yang ekonomis banget, soalnya pake telur cm 2 butir aja. Gitu aja ceritaku ya....lg males ngetik neh...heheee...
Resep persis sama seperti aslinya, bisa dilihat disini...

Bolu Pandan Dua Telur
by Nenis YasmineCakes Bkr

Bahan2 :
- 200 gr tepung terigu protein sedang (aq pake 180 gr tepung terigu dan 20 gr maizena)
- 200 gr gula pasir
- 100 gr butter/margarin
- 2 butir telur
- 1 sdt emulsifier
- 1 sachet susu kental manis + 150 ml air ( larutkan ) ===> Kurleb 2 sdm skm nya
- Pasta pandan secukup nya
- Keju parut secukup nya

Cara membuat :
- Kocok gula & butter/margarin sampai pucat, masukkan telur sambil terus di kocok,lalu masukkan emulsifier kocok sampai mengembang.
- Masukkan terigu aduk perlahan bergantian dengan susu.
Terakhir masukkan pastapandan, aduk rata.
- Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah di oles margarin & di taburi terigu / dialasi kertas roti. Taburi keju parut di atas nya, panggang menggunakan api sedang disuhu 150 decel sampai matang

Hasilnya lembut banget, ga nyangka klo cuma pake 2 telur....kata temen-temen kantor juga enak...Alhamdulillah klo gitu,jd makin semangat bikin lagi.




Senin, 21 Oktober 2013

MARMER CAKE


Udah lama pengen belajar membuat cake yang satu ini.....maklum masih pemula, jadi pengen belajar bikin semua kue...heheeee...
Marmer cake adalah salah satu cake klasik yang tak pernah membosankan untuk selalu hadir disetiap perayaan. Tak hanya disaat pesta, dihari raya pun sajian ini tak pernah membosankan. Dulu umik sering banget bikin kue yang satu ini, rasa kue marmer yang enak dan lezat dengan tekstur yang lembut dan nikmat di lidah. Resep asli bisa dibaca disini


Marmer Cake
by mamataro

Bahan:
100 gram tepung terigu
75 gram gula pasir
5 kuning telur
3 putih telur
100 gram mentega, lelehkan
3 sdm susu kental manis
1 sdt pasta cokelat
1 sdt emulsifier/TBM
1 sdt vanili

Cara Membuat:
1. Kocok gula, telur dan emulsifier hingga mengembang dan berjejak.
2. Tambahkan susu kental manis, kocok hingga rata.
3. Tuangkan sedikit demi sedikit tepung dan vanili, aduk perlahan hingga tercampur rata.
4. Tuang mentega yang sudah dilelehkan, aduk rata.
5. Ambil 3 sdm adonan, campur dengan pasta cokelat.
6. Siapkan cetakan bulat dengan bagian tengah bolong yang sudah dioles mentega tipis dan ditaburi sedikit tepung.
7. Tuang 1/3 bagian adonan putih, lalu timpa dengan 1 sdm adonan cokelat.
8. Timpa lagi dengan 1/3 adonan putih, lalu timpa dengan 1 sdm adonan cokelat, lakukan hingga adonan habis.
9. Buat pola dengan bantuan lidi atau tusuk gigi, celupkan ke dalam adonan, lalu bentuk melingkar.
10. Panggang marmer cake dalam oven bersuhu 160 derajat celsius hingga matang.
11. Keluarkan dari oven, tunggu hingga agak dingin dan keluarkan dari cetakan.
12. Potong marmer cake sesuai selera, hidangkan.


Minggu, 20 Oktober 2013

KROKET MIE ISI TELUR

Kali ini bikin cemilan hasil request adik Dhanang saat lepas dinas kemarin. Dia request cemilan yang rasanya gurih soalnya dia mblenger...(bosen/eneg, red) sama kue yang rasanya manis. Akhirnya aq bikin cemilan yang cepet bikinnya dan bahannya di rumah udah ada semua.....Langsung aja ke resepnya yaaa....

KROKET MIE ISI TELUR
by Afifah Azzahra Abdurahman

Bahan ;
4 btr telur rebus, potong tiap butir menjadi 8 bagian,sisihkan
200 gr mie telur, sedikit diremukkan, rebus sebentar dan tiriskan, beri minyak 1 sdt, sisihkan
10 sdm minyak goreng
10 sdm tepung terigu
500 ml air
2 batang bawang daun, iris halus
2 buah wortel ukuran sedang, parut dgn parutan keju
1 sdm garam
1 sdt lada bubuk
1/2 sdt pala bubuk (aq ga pake)
minyak untuk menggoreng, saos sambal/cabe rawit

Bahan pelapis:
5 sdm tepung terigu
air secukupnya, campur terigu sampai kekentalan yang cukup
tepung roti

Cara membuat:
1. Panaskan minyak goreng, masukkan terigu, aduk cepat sampai berbutir
2. Masukkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan licin
3. Masukkan garam, lada bubuk dan pala bubuk, aduk hingga bumbu rata
4. Masukkan wortel, bawang daun dan mie rebus, aduk hingga tercampur rata dan kalis, angkat dan dinginkan

Penyelesaian:
1. Ambil sebagian adonan, pipihkan dan isi dengan telur rebus yang telah dipotong, bentuk bulat atau lonjong
2. Celupkan ke dalam larutan terigu, gulingkan ke tepung roti
3. Masukkan ke dalam kulkas minimal 1 jam, agar tepung roti menempel sempurna
4. Goreng dengan minyak panas dan banyak sampai kekuningan. Sajikan dengan cabe atau saos sambal

Kroket sebelum digoreng.....

Daaaan.....ini hasilnya setelah digoreng dan siap untuk dinikmati...:)




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...